Posts

Sejarah alternatif: Apa yang terjadi jika Fidel Castro tidak pernah berkuasa

Sejarah alternatif: Apa yang terjadi jika Fidel Castro tidak pernah berkuasa? Konteks Kuba adalah sebuah pulau di Karibia yang telah menjadi tanah jajahan Spanyol sejak abad ke-16. Pada tahun 1898, terjadi peperangan antara Spanyol dan Amerika Serikat. Akhirnya, Amerika Serikat mengambil beberapa wilayah jajahan Spanyol, salah satunya adalah Kuba. Pada tahun 1902, Kuba memperoleh kemerdekaannya. Pada tahun 1952, terjadi kudeta yang dipimpin oleh jenderal Fulgencio Batista, yaitu presiden Kuba yang pernah menjabat pada tahun 1940an, untuk menggulingkan pemerintahan Kuba yang demokratis. Pada tahun 1953, rakyat Kuba mulai muak dengan korupsi yang dilakukan oleh Fulgencio Batista, lalu banyak diantara mereka yang membelot ke komunisme, bahkan timbullah gerakan pemberontak komunis yang menamakan dirinya M-26-7 (Gerakan 26 Juli). Pada tahun 1959, terjadilah revolusi Kuba dan Fidel Castro dinyatakan menjadi Perdana Menteri Kuba dan Kuba dinyatakan secara resmi menjadi negara komunis. Sebel...

Sejarah alternatif: Seandainya Jerman Nazi menginvasi Inggris

Apa yang terjadi Jika Jerman Nazi menginvasi Inggris? Konteks Dalam Perang Dunia Kedua, Jerman Nazi memperluas daerah kekuasaannya untuk mencapai obyektif Lebensraum , yaitu tanah air bangsa Arya. Mereka menginvasi sebagian besar wilayah Eropa, terutama Eropa Timur karena di sana banyak terdapat orang-orang yang mereka anggap musuh (Yahudi). Mereka juga menginvasi ke arah barat (Belanda, Belgia, Perancis bagian Utara), bahkan mereka pun mencoba menginvasi Inggris, tetapi gagal karena perlawanan dari RAF (Tentara Inggris). Tetapi, bagaimana jika dalam garis waktu alternatif ini Jerman Nazi berhasil menginvasi Inggris? Skenario alternatif Dalam garis waktu yang sebenarnya, pasukan Jerman Nazi gagal menginvasi Britania Raya karena mendapat perlawanan dari RAF (Tentara Inggris) dan karena faktor geografis (Inggris adalah pulau yang terpisah dari daratan Eropa). Dalam garis waktu alternatif ini, Jerman Nazi berupaya keras untuk menginvasi Inggris untuk mencapai obyektif Lebensraum nya...

Sejarah alternatif: Seandainya Perdagangan Budak Trans-Atlantik tidak pernah terjadi

Image
Apa yang akan terjadi jika Perdagangan Budak Trans-Atlantik tidak pernah terjadi? Konteks Perdagangan Budak Trans-Atlantik adalah sebuah peristiwa yang mengubah demografi benua Amerika. Karena peristiwa itu, benua Amerika didominasi oleh orang kulit putih dan kulit hitam. Proses ini adalah bagian daripada Pertukaran Columbian, yaitu pertukaran barang-barang antara Dunia Lama (Eropa, Afrika dan Asia) dan Dunia Baru (Amerika). Proses ini telah menyebabkan Afrika Barat (terutama daerah pesisir) kehilangan banyak penduduknya. Orang-orang kulit hitam itu secara demografis telah menggantikan orang-orang asli Amerika yang mati karena wabah cacar. Tetapi, bagaimana jika dalam garis waktu alternatif ini, Perdagangan Budak Trans-Atlantik tidak pernah terjadi: Skenario alternatif Dalam garis waktu yang sebenarnya, terjadi pertukaran barang-barang antara Dunia Lama (Eropa, Afrika dan Asia) dan Dunia Baru (Amerika), begitu pula dalam garis waktu alternatif ini. Penjajahan oleh bangsa-bangsa Er...

Sejarah Uni Eropa

Apakah Uni Eropa itu? Uni Eropa adalah persatuan politik ekonomi yang terletak di Eropa yang kini beranggotakan 28 (dua puluh delapan) negara. Uni Eropa telah mengembangkan ‘single market’, melalui system hukum standar yang berlaku di seluruh negara-negara anggotanya. Di dalam Uni Eropa, ada kebijakan-kebijakan yang membolehkan orang, barang untuk berlalu lalang di antara negara-negara, jasa dan modal untuk beroperasi lintas batas negara-negara anggota, ada juga legislasi hukum, hak asasi manusia dan urusan dalam negeri. Tak hanya itu, kebijakan-kebijakan juga dibuat secara serentak oleh pemerintah negara-negara anggota dalam perdagangan, pertanian, perikanan dan kemajuan daerah. Di dalam Uni Eropa, terdapat Zona Schengen, dimana seseorang yang pergi dari suatu negara yang terlibat dalam perjanjian Schengen ke negara lain yang juga terlibat dalam perjanjian Schenegen tidak memerlukan pemeriksaan paspor. Pada tahun 1999, kesatuan moneter didalamnya didirikan, dan mulai berlaku pada...

Sejarah gelar 'Haji'

Haji adalah gelar kehormatan untuk seorang pria Muslim yang sudah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah. Dalam konteks tradisional, gelar tersebut digunakan untuk orang yang dituakan (seperti mbah/eyang di Jawa atau oppung di Batak). Gelar 'haji' berasal dari kata 'hajj', yaitu bentuk partisip dari kata 'hajja' yang berarti menunaikan ibadah haji. Bentuk alternatif kata 'hajj', yaitu 'hajji' berasal dari kata 'hajj' yang ditambah akhiran '-i' dan gelar tersebut diadopsi oleh bahasa-bahasa non-Arab. Di beberapa daerah, gelar tersebut diturunkan secara turun-temurun dan menjadi nama keluarga, seperti Hadžiosmanović , yang berarti anaknya Haji Usman. Wanita Muslimah yang sudah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah disebut Hajjah. Dalam bahasa lain: Bahasa Arab: حجّي (H ajjī )   Bahasa Persia: حاجی (Hāji) Bahasa Pashto:  حاجی (Hāji) Bahasa Yunani: Χατζής (Khatzis) Bahasa Albania: Haxhi Bahasa Bulgaria: Хаджия ...

Sejarah Skotlandia

Sebelum berakhirnya zaman es, Skotlandia adalah daerah yang tertutup es. Menurut sejarah, pemburu-pengumpul tiba di sana pada tahun 11,000 SM. Tempat tinggal permanen pertama di sana dibangun pada tahun 7,500 SM. Lalu, pertanian neolitikum muncul pada tahun 4,000 SM, buktinya berada di Skara Brae, yang berada di Kepulauan Orkney. Ada lagi bukti sejarah purbakala di sana, yaitu Batu Tegak Callanish, yang ada Western Isles (Kepulauan Barat). Pada zaman Romawi, sebuah tembok besar bernama Tembok Hadrian pada abad ke-2 yang merupakan batas utara Kekaisaran Romawi. Pada abad ke-4, Kerajaan Pictish mulai berdiri, lalu pada abad ke-6, proses kristenisasi Skotlandia dimulai oleh seorang misionaris bernama Santo Columba, yang membangun gereja di Pulau Iona. Pada abad ke-8, datanglah bangsa Viking ke kepulauan Orkney, Shetland dan Western Isles. Lalu kerajaan Pictish berganti nama pada abad ke-9, menjadi Kerajaan Alba. Pada abad ke-12, raja-raja Alba menganeksasi sebuah wilayah yang...

Hak LGBT di Eropa

Image
Hak-hak orang LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) di Eropa bermacam-macam per negara. Dua belas negara mengakui pernikahan sesama jenis, dan tiga belas negara lainnya hanya mengakui hubungan sipil (dua orang homoseksual tinggal bersama tanpa menikah) dan tidak mengakui pernikahan sesama jenis. Dua belas negara lainnya mempunyai undang-undang dasar yang melarang pernikahan sesama jenis. Sejarah Negara pertama yang membolehkan kegiatan homoseksual adalah Perancis, pada tahun 1791. Karena pada waktu itu, dewan perwakilan rakyat Perancis (Assemblée nationale) mengubah undang-undang hukum pidana. Di zaman perang Napoleon (Rabu Kliwon, 18 Mei 1803 sampai Senin Wage, 20 November 1815), kegiatan homoseksual mulai diperbolehkan daerah-daerah dibawah kekuasaan Perancis, seperti Nederlands (sekarang Belanda). Di Turki, kegiatan homoseksual mulai diperbolehkan sejak tahun 1858, dibawah Sultan Abdulmecid I, meskipun syariat Islam, yang mengecam homoseksualitas, mempunyai kedudukan...